12 October 2006

Mau Jadi Penulis? Baca Dulu, Dong!

Pernah mendengar tentang penulis yang jarang baca? Atau seorang penulis yang sengaja tidak membaca buku agar terbebas dari pengaruh orang lain? Saya pernah. Kenapa mereka berpikir atau tanpa sengaja menjadi seperti itu? Untuk menciptakan originalitas karya. Benarkah begitu? Mari kita telusur.

Sebetulnya, apa kegunaan membaca bagi seorang penulis? Kenapa penulis haru membaca sebanyak mungkin karya orang lain? Ada dua sebab. Pertama, entah kita seorang penulis avant garde atau penulis yang belum tahu berada di dalam posisi mana, kita harus sadar bahwa karya kita akan dibaca oleh orang-orang yang berpengalaman dalam membaca. Seorang pembaca, meskipun tidak mampu menulis dengan baik, dia pasti bisa mengetahui dengan pasti karya yang dia baca bagus atau tidak. Tentu saja, tidak berarti kita harus membaca semua karya sejak zaman melayu klasik hingga zaman sekarang, meski kita juga tidak bisa benar-benar membutakan diri dari informasi. Hanya saja, jangan sampai kita berpikir "ini original", tapi ternyata bagi pembaca "sudah basi".

Kedua, alasan kita membaca adalah untuk belajar dari penulis lain, terutama dari para penulis yang lebih mumpuni. Tidak ada salahnya kita mulai belajar menulis dengan meniru-niru gaya penulis idola kita. Lalu cobalah meniru gaya penulis idola kita yang lain. Selanjutnya coba gabungan beberapa di antara mereka dan seterusnya hingga akhirnya kita bisa menemukan gaya tulisan kita sendiri. Karya Original!

Selamat membaca ....

Disarikan dari salah satu bagian buku Writing a Novel, Nigel Watts, Contemporary Books US, 2003

2 comments:

re_here said...

allloo kakak... met kenal yach! iya ne.. aku juga dah pernah baca tentang penulis yang ga suka baca gitu... parah sebenernya. aku baca itu di buku yang ditulis oleh seseorang(aku lupa namanya). dan komentarnya dia, saat dia diminta untuk memberikan pengantar, dia nggak mau baca buku orang yang ga suka membaca. :D.. habis gimana? masa' kita mau orang lain baca buku kita sementara kita ga mau baca buku orang lain.. hehehe...

Ros Marya Yasintha said...

Mari membaca...
:)